Benarkah Konsumsi Ikan Bikin Anak Pintar


Nutrisi dalam ikan dikatakan sangat baik untuk anak-anak, terutama usia balita. Benarkah?
Kamis, 2 September 2010, 13:10 WIB

Pipiet Tri Noorastuti, Lutfi Dwi Puji Astuti

Asparagus Salmon With Bacil Vinegar (Dok.Euroskin)

VIVAnews – Satu mitos mengatakan, sering-seringlah makan agar pintar. Tak heran jika banyak orangtua menjadi gemar menyajikan olahan ikan dalam menu harian buah hati mereka. Tapi, benarkah mitos itu?

Seperti dikutip dari laman Shine, sejumlah ikan mengandung lemak omega 3 dan DHA (docosahexaenoic acid) yang bermanfaat untuk pertumbuhan otak. Nutrisi ini sangat baik untuk anak-anak, terutama usia balita.

“DHA terutama bermanfaat dalam dua tahun pertama kehidupan untuk perkembangan otak, kognisi, dan ketajaman visual,” kata dokter anak Scott W Cohen, penulis of Eat, Sleep, Poop: A Common Sense Guide to Your Baby’s First Year.

Studi Clinical Pediatrics, 2008, menunjukkan, anak balita yang memiliki kebiasaan mengonsumsi ikan mengalami peningkatan kosa kata dan pemahaman yang lebih baik dalam berkomunikasi. Yang paling dianjurkan adalah ikan salmon.

Sementara bagi orang dewasa, daging ikan berperan melindungi jantung. Kandungan gizi dalam ikan mampu menurunkan kolesterol dalam darah, memperbaiki fungsi dinding pembuluh darah, menurunkan tekanan darah, dan mencegah terjadinya penggumpalan darah.

Cohen menambahkan, bagi mereka yang alergi atau tidak menyukai ikan, kandungan omega 3 di dalamnya bisa diganti dengan avokad, kenari, dan minyak canola. (pet)

• VIVAnews

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s