Menggapai Mimpi Desa Nila


MENTERI Kelautan dan Perikanan Dr Fadel Muhammad, disaksikan Gubernur Jateng Bibit Waloyo dan Bupati Klaten Sunarno SE, baru-baru ini meluncurkan Program Budidaya Ikan Nila varietas Larasati dan BEST (Bogor Enhanced Strain Tilapia) di lahan Pembenihan Budidaya Ikan Air Tawar di Desa Janti, Kecamatan Polanharjo.

Komitmen pemerintah ini diharapkan bukan sekadar perhatian sesaat, namun secara konsisten diikuti langkah-langkah konkret agar ke depannya mampu mendorong ekonomi rakyat lebih menggeliat.

Kabupaten Klaten khususnya bagian utara memiliki sumber air alam yang melimpah. Selain sebagai faktor pendukung utama pertanian dan pasokan air bersih, sumber air alam ini selanjutnya oleh para petani ikan di Kecamatan Polanharjo, Tulung,

Karanganom dan sekitarnya dimanfaatkan secara cerdas guna mengaliri kolam – kolam buatan untuk budidaya perikanan air tawar.

Beberapa varietas ikan dicoba dibudidayakan mulai jenis mujahir, tumbro, bawal, lele serta nila sebagai varietas unggulan
Sampai saat ini hasil yang diraih masyarakat sungguh menggembirakan.

Selain mendorong tingkat pendapatan, menggerakan perekonomian berbasis pemberdayaan, budidaya ikan di Klaten mampu menjadi ikon wilayah Kecamatan Polanharjo dan sekitarnya sebagai sentra produksi ikan air dengan kualitas baik.

Dengan luas baku usaha perikanan 74 hektare, jumlah pembudidaya ikan tercatat 1.849 orang, Kecamatan Polanharjo dan sekitarnya setiap tahunnya mampu menghasilkan 3.726,43 ton ikan siap jual.
suaramerdeka.com,07 Januari 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s