Cirata-Jatiluhur Butuh Ikan Pemakan Plankton


Waduk Cirata dan Jatiluhur membutuhkan sekitar 260 juta ekor ikan pamakan plankton. Keberadaannya dinilai perlu untuk mengurangi dampak negatif akibat maraknya usaha budidaya keramba jaring apung.

Kepala Dinas Perikanan Jawa Barat Ahmad Hadadi, di Purwakarta, Minggu (15/3), mengatakan, sisa pakan dari usaha budidaya keramba mengendap di dasar waduk. Perairan dasar waduk menjadi subur karena plankton berkembang pesat. Untuk itu, ikan pem akan plankton diperlukan untuk membersihkan air sekaligus mendatangkan pendapatan bagi nelayan tangkap di sekitar waduk.

Tingginya endapan di dasar waduk selama ini dinilai turut memicu kematian ikan massal. Banyaknya gas yang timbul serta teraduknya endapan sisa pakan oleh arus bawah membuat ikan-ikan budidaya keramba terganggu.

Waduk Cirata membutuhkan sekitar 200 juta ekor, adapun Jatiluhur sekitar 60 juta ekor. Jumlah yang ditebar selama ini masih jauh dari mencukupi, ujarnya seusai menyerahkan bantuan induk ikan nila nirwana kepada para pembenih di Purwakarta.

Jenis ikan pemakan plankton yang disebar di kedua waduk itu antara lain ikan nilem, mola, tawes, dan grasscarp. Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perikanan selama ini rutin menebar sedikitnya 1 juta ekor setiap tahun. Namun, jumlah itu masih sangat sedikit.
kompas.com,15/03/2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s