Nasi Cobek Belut…Nyam-nyam


Nasi Cobek Belut

Jumat, 10 Oktober 2008 | 14:59 WIB

Belut? Biasanya, saya hanya memakan belut goreng tepung yang dijadikan keripik belut atau belut yang dimasak dengan santan. Itu pun, ukuran belutnya tidak terlalu besar.

Nah, suatu hari, saya diajak seorang teman di Surabaya memakan belut goreng, di satu kawasan yang sebagian besar penduduknya, memang berjualan belut. Saya baru tahu kalau Surabaya memiliki belut yang lumayan besar dan dagingnya juga tebal. Hmm…sedap sekali memakan belut goreng dengan sambal, sambil menyantap nasi putih yang masih panas.

Di Jakarta, juga tidak gampang menemukan belut goreng seperti itu. Harus bertandang khusus ke restoran Jawa Timur-an. Salah satunya, adalah Pondok Suryo di kawasan Kebayoran Baru.

Hari itu, saya bersama seorang teman ke Pondok Suryo untuk menyantap masakan khas Surabaya. Tempat makan yang satu ini memang memiliki menu khas Surabaya yang cukup lengkap. Ada Pecel Madiun, Pindang Buntut, Belut Goreng hingga Begor (Bebek Goreng).

Begor Surabaya juga menjadi salah satu andalan Pondok Suryo. Teman saya memesan Nasi Cobek Komplit Bebek dan saya memesan Nasi Cobek Komplit Belut. Dinamakan nasi cobek, karena, dalam penyajiannya, nasi putih panas diletakkan di dalam cobek dengan alas sambal bawang mentah.

Sementara, bebek dan belut gorengnya, disajikan secara terpisah dalam tempat tersendiri, lengkap dengan teri goreng, tahu, tempe plus sayur asem.

Untuk menikmati menu cobek itu, paling enak pasti menikmatinya dengan tangan saja. Kurang mantap deh, kalau mesti pake sendok garpu. Nasi dicampur terlebih dahulu dengan sambal bawang, baru disantap disantap bersama lauknya.

Rasa bebeknya, tidak perlu dipertanyakan. So crispy, gurih dan dagingnya juga empuk. Untuk belut gorengnya, memang sih, rasanya tidak senikmat begor-nya atau belut goreng yang saya makan di Surabaya kala itu. Tetapi, lumayan kok. Daging belutnya cukup tebal. So, not bad lah. Paling nggak, rasa kangen saya jadi terobati.

Lalu, yang membikin nasi cobek ini lebih nikmat adalah sambal bawangnya. Tidak terlalu pedas, gurih dan pas banget untuk lidah saya. Apalagi dicampur dengan teri dan sayur asem. Sungguh nikmat.

Satu porsi Nasi Cobek Komplit Belut adalah Rp 33.500. Sedangkan Nasi Cobek Komplit Bebek adalah Rp.30.000. Kalau mau yang lebih murah, cukup pesan satuan. Misalnya, bebek goreng atau belut goreng saja dengan nasi putih dan lain-lainnya. Tidak terlalu mahal kok. Pecel Madiunnya hanya Rp 10.000. semantara Pindang Buntut senilai Rp 29.000.

Jadi buat penggemar masakan Jawa Timur, jangan lupa mampir ke tempat makan yang satu ini.

Pondok Suryo

Jl Suryo No16, Senopati

(021) 7393358

dari : kompas.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s