Habis Tolong Nelayan, Dapat Tengiri “Segede Gaban”


Kapal Motor (KM) Deklarasi Djuanda yang akan dipakai Tim Ekspedisi Garis Depan Nusantara dilepas Menteri Perhubungan Jusman Safeii Djamal di Dermaga Marina Batavia, Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Kamis (8/5). Tim ekspedisi yang terdiri atas anggota Wanadri itu akan menjelajahi 92 pulau terdepan di Indonesia.

Jumat, 16 Mei 2008 | 23:20 WIB

KRUI, JUMAT – Keterlambatan tim Ekspedisi Garis Depan Nusantara ke Krui karena harus menolong kapal nelayan yang terombang-ambing di laut langsung terbayar malam ini. Kedatangannya ke Krui langsung disambut hidangan mewah.

Senang bukan main terdengar dari suara Didi Sugandi, salah satu anggota tim Ekspedisi garis Depan Nusantara saat dihubungi lewat ponsat (telepon satelit) Jumat (16/6) malam. Betapa tidak, menjelang sampai ke tempat singgah malam ini mereka berhasil mendapatkan seekor ikan tengiri “segede gaban.”

“Tengirinya satu tapi besar banget. Panjangnya sekaki saya. Ada lah kalau 60 kilogram. Nariknya aja kaya mau putus, tangan sampai sakit-sakit banget,” ujarnya. Tengiri besar berarti pesta mewah malam ini.

Tentu saja. Begitu merapat ke pantai Krui, semua anggota tim langsung sibuk mengolah ikan tersebut. Ada yang bikin bakso ikan, sementara lainnya menyiapkan peralatan dapur untuk masak sop ikan. Pegal-pegal saat menarik ikan tersebut begitu saja terlupakan.

Lagipula, sepanjang perjalanan, mereka tidak mungkin dapat menikmati masakan selezat ini. “Ombak dikit panci tumpah terus. Pas agak tenang, paling masak indomie telur. tetap sama nasi sih,” ujarnya.

“Pokoknya malam selalu istimewa,” ujar Didi.

Makan malam juga dijamin lahap karena mereka baru menghabiskan banyak tenaga untuk menolong kapal nelayan siang tadi. KM Deklarasi Djuanda yang digunakan tim ekspedisi dipakai untuk menarik kapal nelayan ke Teluk Belimbing sebelum melintasi Pulau Batu Kecil dan menuju Krui. Saat ditemukan, kapal nelayan berisi 10-12 orang itu telah terombang-ambing di laut selama 2-3 hari.

Sampai di lepas pantai Krui sekitar pukul 22.00 WIB, nahkoda langsung hanya buang jangkar dan malam ini 11 anggota tim ekspedisi bermalam di kapal. Esok hari, mereka akan mengambil pasokan bahan bakar dan langsung bertolak ke Enggano siang harinya. Mereka berharap dapat sampai ke Pulau Enggano Minggu (18/5) pagi dan bertemu dengan Tim Kodal (Komando Pengendali) II.
WAH

dari : kompas.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s