Ikan Asin Berformalin Kembali Beredar


Senin, 1 September 2008 | 12:21 WIB

BALIKPAPAN, SENIN – Ikan asin berformalin kembali beredar di beberapa pasar tradisional. Sebuah razia yang dilakukan di hari pertama bulan puasa mendapatkan penganan berbahaya ini.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan, Dyah Muryani, di Balikpapan, Senin (1/9) mengatakan pihaknya menemukan ikan asin menggunakan formalin, saat melakukan razia.

“Dari hasil menggunakan rapid test (tes cepat), pada beberapa pedagang ikan asin di pasar-pasar tradisional, hasilnya positif,” jelas Dyah.

Namun, ia tidak menyebutkan pasar tradisional dan ikan  asin  jenis apa saja yang mengandung formalin. “Ikan asin ini kebanyakan dipasok dari luar daerah Balikpapan,” kata Kepala Dinkes.

Untuk hasil seluruhnya, terhadap ikan asin yang berformalin pihak Dinkes mengambil sampel pada beberapa pasar tradisional dan mengirimnya ke BPOM (badan pengawasan obat dan makanan) di Samarinda.

“Selanjutnya, kita tinggal menunggu hasil dari BPOM Samarinda, kemungkinan beberapa hari lagi baru ada,” tandasnya.

Dyah, menjelaskan penggunaan bahan formalin untuk mengawetkan makanan sangat berbahaya.  “Dapat menimbulkan kanker, bila digunakan dalam waktu yang lama,” katanya.

Untuk mengetahui ikan asin menggunakan pengawet formalin, Dyah menjelaskan antara lain adalah ikan asin tersebut tidak banyak dikerumuni lalat.
MBK
Sumber : Ant

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s