DKP-LIPI Kembangkan Ikan Hias


Ikan arwana super red

Kamis, 25 September 2008 | 14:49 WIB

JAKARTA, KAMIS – Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sepakat mengembangkan sekaligus memasarkan komoditas ikan hias bersama.

Kesepakatan kerjasama tersebut tertuang dalam bentuk nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi bersama dengan Kepala LIPI Umar Anggara Janie di Jakarta, Kamis (25/9).

Menurut Freddy, kerjasama ini merupakan kelanjutan dari kerjasama sebelumnya (dari 2001 hingga 2006) dalam pengelolaan Pusat Pengembangan dan Pemasaran (Raiser) Ikan Hias di Cibinong, Jawa Barat.

Dia mengatakan dukungan riset sangat diperlukan tidak hanya untuk keperluan pengembangan ikan hias saja tetapi juga masalah kelautan dan perikanan lainnya. Selain itu riset juga bertujuan untuk mendukung pembuatan kebijakan yang cepat dan tepat.

“Keunggulan sektor kelautan ini belum maksimal. Untuk ikan hias sendiri nilai ekspornya justru setiap tahun menurun, angka ekspor 9,5 juta AS dollar pada tahun 2007 jauh di bawah nilai ekspor tahun 2006,” ujar dia.

Menurut catatan Organisasi Makanan dan Pertanian (FAO) tahun 2006, 90 persen ikan hias Singapura yang diekspor berasal dari Indonesia. Untuk itu, dia mengatakan, perlu ada langkah-langkah nyata agar penurunan nilai ekspor ikan hias ini tidak berlanjut, salah satunya dengan menciptakan ikan hias unggul.

“Saya yakin jika ikan hias ini dikembangkan dengan baik ada nilai ekonomis yang dapat diterima masyarakat kita. Karena pengembangan ikan hias ini lebih banyak dilakukan oleh masyarakat umum, pemerintah hanya memberikan fasilitas saja,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala LIPI Umar Anggara Janie mengatakan, dari kerjasama ini diharapkan pemulian dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi ikan hias pada akhirnya. “Penelitian kita memang bersifat mendasar. Tapi saya yakin ini dapat membantu menyokong perekonomian Indonesia pada akhirnya,” katanya.

Indonesia memiliki 650 spesies ikan hias air laut, sudah  teridentifikasi 480 spesies dan diperdagangkan 200 spesies. Sedangkan untuk ikan hias air tawar, Indonesia memiliki 400 spesies dari 1.100 spesies yang dimiliki dunia.

Beberapa spesies ikan hias yang menjadi favorit adalah Super Red Arwana, Botia, dan Cupang.
EDJ
Sumber : Ant

dari : kompas.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s