Hasil Studi: Pemanasan Global Uapkan Air Kolam di Arctic


Kolam di Arctic, sumber terbesar air permukaan di sebagian besar wilayah kutub utara, sekarang mulai menguap karena pemanasan global. Demikian menurut dua ilmuwan lingkungan Canada, John Smol, professor ilmu biologi, Pusat Penelitian Lingkungan Kanada dan Marianne Douglas, professor ilmu tanah dan atmosfer serta Direktur Institut Circumpolar Kanada di Universitas Alberta. “Sumber ekologi terakhir untuk ekosistem perairan kehilangan air,” kata Dr. Smol.

Sejak 1983, Dr. Smol dan Douglas secara regular mengambil sampel kualitas air dan biota sekitar 40 kolam di Cape Herschel, Pulau Ellesmere, Arctic, Kanada. Ekosistem kutub yang sangat sensitif terhadap efek perubahan iklim dan lingkungan. “Dalam beberapa hal, wilayah itu seperti planet miner’s canaries, menunjukkan tanda-tanda awal pemanasan,” katanya. Tetapi temuan baru peneliti Kanada mengejutkan mereka. Di tahun 1990 mereka memperingatkan ketika mereka mulai mengetahui tren penurunan volume dan perubahan kimiawi air. Ketika mereka sampai di lahan lain, Juli 2006 (tahun terpanas yang terekam untuk wilayah Arctic), beberapa kolam kering dan lainnya mengalami penurunan volume air yang dramatis. “Studi ini menunjukkan hasil program monitoring jangka panjang,” kata Dr. Douglas. “Saat di Cape Herschel tahun lalu, kami telah mengira bahwa ini siklus alami kolam. Tetapi yang kami tahu bahwa itu bukan masalah, ini telah menjadi bagian tetap air selama ribuan tahun,” lanjutnya.

Sebagaimana monitoring kolam selama 24 tahun, para peneliti telah menyusun tren ekologi pada beberapa ribu tahun lalu di beberapa kolam, menggunakan teknik paleoekologi. Pada paper yang kontroversial tahun 1994 di jurnal Science, mereka menunjukkan bahwa kolam bertahan untuk ribuan tahun, tetapi mulai abad 19, mereka mengalami perubahan ekologi. Sejalan dengan pemanasan. “Kami mempunyai perkiraan kasar dalam paper beberapa tahun, tetapi sekarang hampir konsensus ilmiah pada umumnya berkonsentrasi pada kesimpulan 1994,” kata Dr. Douglas. Pada 2005, dia bersama Dr. Smol, dengan 24 penulis lainnya, menggunakan teknik serupa untuk mendokumentasikan sebaran perubahan ekologi, sejalan dengan pemanasan, sepanjang Arctic.

Bagaimanapun, perubahan ekologi pada studi tahun 1994 tidak sejelas dalam perbandingannya dengan catatan paper sekarang, dimana beberapa bagian mengalami kekeringan penuh pada Juli. Menurut Smol dan Douglas, ketika beberapa danau subarctic sekarang menghilang karena lapisan tanah beku (permafrost) yang terbentuk luas sebagai pelindung air telah mencair, dalam hal ini bukan masalah. Melainkan kolam Arctic yang menguap karena pemanasan. Dengan pengukuran perubahan kualitas air selama sampling 24 tahun, menunjukkan bahwa konsentrasi garam dengan pasti meningkat. Menggunakan analogi semangkuk sup mendidih di atas tungku.

Smol menjelaskan, “Jika kamu mengambil penutup, hal ini sama dengan apa yang kami observasi dalam kolam ini. Sop akan perlahan berkurang volumenya dan akan menghasilkan garam setelah air menguap. Proses yang sama terjadi dengan kolam Cape Herschel.” Temuan gangguan lainnya adalah kekeringan rawa (lahan basah) sekitarnya. Pada tahun 1980, bagian wilayah studinya juga berkarakteristik air membasahi rawa, dimana tim akan memakai pelindung kaki untuk mengambil sampel permukaan kolam selama musim panas. Namun pada 2006, rawa telah mengering dan dapat dengan mudah terbakar. “Konsekuensi ekologi mengubah rawa sebagai penyerap karbon menjadi sumber karbon potensial adalah menakutkan,” katanya. Kolam, sumber utama air permukaan di sejumlah wilayah Arctic, adalah pusat dari keanekaragaman hayati, sebagai habitat sejumlah spesies burung, serangga dan organisme lainnya.

“Di waktu lalu, peneliti seperti kami kadang-kadang dituduh menakuti orang lain ketika mendiskusikan perubahan iklim,” kata Smol, pemenang 2004 NSERC Herzberg Gold Medal sebagai ilmuwan terbaik Kanada. “Kami sekarang merasa terlalu optimis, kecepatan dan besarnya perubahan lingkungan adalah lebih buruk dari yang kami perkirakan,” jelasnya.

dari : beritabumi.or.id

Categories AIR

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s