Aspek Ekologi Taman Nasional Kepulauan Wakatobi


karir anda mentok, karena pendidikan tak mendukung ? lanjutkan kuliah di |

tempat kuliah paling fleksibel SARJANA NEGERI 3 TAHUN – TANPA SKRIPSI ABSENSI HADIR BEBAS – BERKUALITAS – IJAZAH & GELAR DARI DEPDIKNAS MURAH DAPAT DIANGSUR TIAP BULAN -terima pindahan dari PTN/PTS lain
MANAJEMEN – AKUNTANSI – ILMU KOMUNIKASI – ILMU PEMERINTAHAN

022-70314141;7313350 : jl. terusan halimun 37 bandung- utkampus.net

16 Desember 2005

Hasil kajian tentang Aspek Ekologi Taman Nasional Kepulauan Wakatobi (TNKW), diterbitkan atas kerjasama Direktorat Jenderal PHPA Departemen Kehutanan, WWF Indonesia Marine Program, dan The Nature Conservancy – Southeast Asia Center for Marine Protected Areas. Hasil Penelitian ini disajikan dalam bahasa Inggris, tetapi juga disediakan ringkasan dalam bahasa Indonesia.

Penelitian dilakukan pada tanggal 4 –16 Mei 2003 dalam rangka pemetaan pola sebaran dan kondisi terkini dari terumbu karang dan keanekaragaman hayati pendukung lainnya, untuk tujuan sebagai masukan terhadap rencana merevisi zonasi taman nasional dan system pengelolaan secara keseluruhan. Tim peneliti terdiri dari satu kelompok pakar biologi dan ekologi laut yang berpengalaman untuk wilayah Asia Tenggara. Mereka melakukan pemantauan terhadap komunitas laut yang berasosiasi dengan terumbu. Para pakar ini kagum dengan keragaman sumberdaya daya laut yang relatif tinggi, mengingat keragaman habitat yang ditemukan relatif rendah, karena terumbu karang di perairan Wakatobi (Wakatobi = Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia, and Binongko) secara umum dipengaruhi oleh kondisi laut terbuka. Tercatat 396 spesies karang, dimana jumlah ini cukup tinggi bila dibandingkan dengan habitat yang cenderung rendah keragamannya. Kondisi ini merupakan sebuah indikasi yang menggambarkan bahwa Wakatobi terletak di pusat keanekaragaman hayati terumbu karang. Sekitar 942 spesies ditemukan di wilayah Wakatobi, dan diperkirakan kategori keanekaragaman hayati wilayah perairan Wakatobi sama dengan Teluk Milne di Papua Nugini dan Komodo di Indonesia. Hasil penelitian ekologi ini sangat awal dan survei lebih detail untuk wilayah yang lebih luas perlu dilakukan. Akan tetapi hasil survei menyarankan bahwa bagian barat laut Wakatobi merupakan bagian yang penting untuk fokus upaya-upaya konservasi, mengingat wilayah ini diketahui memiliki mayoritas keragaman ikan yang tinggi. Untuk itu, sangat diperlukan penegakan hukum dan implementasi peraturan perikanan yang lebih baik di wilayah Wakatobi, untuk mengatasi terjadi penurunan populasi secara terus-menerus.

@

 

Taken from :WWF.id

2 thoughts on “Aspek Ekologi Taman Nasional Kepulauan Wakatobi

  1. Saya pernah mendengar klo daerah ini sangat Indah terumbu karangnya!
    Apakah itu bener ??

    Btw just info artikel anda sebagian akan sy jadikan referensi dalam tulisan saya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s