PROSES PEMURNIAN AGAR DARI GRACILARIA Sp


karir anda mentok, karena pendidikan tak mendukung ? lanjutkan kuliah di |

tempat kuliah paling fleksibel SARJANA NEGERI 3 TAHUN – TANPA SKRIPSI ABSENSI HADIR BEBAS – BERKUALITAS – IJAZAH & GELAR DARI DEPDIKNAS MURAH DAPAT DIANGSUR TIAP BULAN -terima pindahan dari PTN/PTS lain
MANAJEMEN – AKUNTANSI – ILMU KOMUNIKASI – ILMU PEMERINTAHAN

022-70314141;7313350 : jl. terusan halimun 37 bandung- utkampus.net

PENGARANG : Sri Istini , Silva Abraham, Achmad Zatnika


Abstract
Agar was extracted from Gracilaria sp and purified by precipitation method with poly ethylene gycol (PEG) and ammonium chloride (NH 4 Cl). The PEG concentrations used are 10,15 and 20% (w/v).and NH 4 Cl concentration was 0,5, 1,0 and 1,5 (w/v). The result show that PEG or NH 4 Cl addition its self does not give a significant influence to the yield, viscosity, gel strength, gelling point and melting point. However, combination of the PEG and NH 4 Cl concentration influences the yield, viscosity, gel strength, gelling point and melting point, but not the moisture content. The moisture content was only influenced by PEG addition. Purified agar used for palnt tissue culture and bacteriological media that is treated with PEG 4000 has better quality than one that is treated with PEG 400. The best result was obtained from treatment by combination of 15% PEG 4000 with 1,5% NH 4 Cl. This combination gives 64,2% – 66,1% yield, 23,7 – 24 cp viscosity, 550,5 – 594,5 g/cm 2 gel strength, 33,0 – 33,5 o C gelling point, 86,5 – 86,0 o C melting point, pH 6,0 – 6,9 and 3,2 – 3,8% moisture content

Katakunci : Gracilaria sp , agar murni, PEG, media
Sumber :
Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia Vol.3, No.9, (Desember 2001), hal. 89-93 Humas-BPPT/ANY
PENDAHULUAN

Agar merupakan suatu polisakarida yang bersifat hidrofilik yang dihasilkan dari proses ektraksi dari rumput laut kelas Rhodopyceae terutama genus Gracilaria, Gelidium , pterocladia , Acanthopheltis dan Ceramium . Struktur dasar dari agar adalah agarobiose yang terbentuk dari rangkaian ikatan 1,3 b – D galaktopiranosa dan ikatan 1,4 – 3,6 ahidro – a – galaktopiranosa (Guiseley and Renn, 1977). Agar mengandung agarose yang merupakan polisakarida netral (tidak bermuatan) dan agaropektin yang merupakan polisakarida bermuatan sulfat. Sifat fisik dan reologikal agarose tergantung dari keberadaan dan konsentrasi dari methyl ethers, ester sulfat dan ketal pirufat (Araki, 1966)

Sebagai gelling agent agar banyak diaplikasikan dalam industri makanan, farmasi dan kosmetik. Sifat agarose yang tidak bermuatan ini membuat agarose banyak diaplikasikan dalam bidang bioteknologi, baik sebagai media kultur ataupun media elektroforesis. Dalam bidang bioteknologi agarose yang merupakan agar murni digunakan sebagai salah satu komponen pembuatan media kultur mikroba dan tanaman. Agar yang dipergunakan untuk pembuatan media kultur terutama kultur mikroba adalah adalah agar murni yang harus memenuhi persyaratan tertentu. Penambahan agar ke dalam media kultur akan berpengaruh terhadap kondisi fisik dan kimia media yang disebabkan oleh sifat fisik dan kimia agar (Zatnika et.al.,1977). Supaya penambahan agar tersebut tidak terlalu berpengaruh terhadap kondisi fisik dan kimia media, maka agar yang digunakan harus memenuhi standar parameter berupa pH, gel strength, viskositas, gelling point, melting point dan kadar air yang ditetapkan Taiyo Agar (tabel 2)

Tujuan dari penelitian adalah mendapatkan agar yang lebih murni. Agar murni tersebut dapat dimanfaatkan untuk keperluan bidang bioteknologi terutama digunakan sebagai media kultur untuk tanaman dan bakteri.
KESIMPULAN

Proses pemurnian agar dengan metode pengendapan menggunakan kombinasi perlakuan PEG dan penambahan NH4Cl memberikan hasil yang berbeda nyata untuk rendemen, “gel strength”, “melting point”, “gelling point”, viskositas dan pH.

Kombinasi perlakuan yang menghasilkan agar yang memiliki kualifikasi untuk digunakan sebagai media kultur (“bioagar’) adlah kombinasi antara PEG 4000 15% dengan NH 4 Cl 1,5%. Namun demikian percobaan ini memerlukan pengujian lebih lanjut untuk analisa kandungan 3,6 anhidro galaktosa dan asam piruvat untuk lebih mengetahui kemurnian dan kualitas dari hasil pemurnian

@

 

Source :iptek.net.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s