Reporter : Fella Sumendap, Asep Syaifullah
Juru Kamera : Damar Galih
Penyunting Gambar : Punto Wibisono
Lokasi : Panimbang, Pandeglang, Banten
Tayang : 7 Februari 2008 Pukul 12.30 WIB

Ini merupakan lokasi bagan kerang hijau di perairan Panimbang, Pandeglang, Banten. Areal ini tengah dikembangkan menjadi sentra budidaya kerang hijau, karena lingkungannya masih bersih dan air lautnya belum tercemar.

Lokasinya dari Jakarta dapat dicapai melalui jalan tol Jakarta�Merak, keluar di pintu tol Serang Timur, lalu mengambil arah ke Panimbang dengan menyusuri pantai. Waktu tempuh dari Jakarta sekitar 4 jam perjalanan. Bagan kerang hijau terletak di tengah laut. Untuk mencapainya harus menggunakan perahu motor.

Perjalanan menggunakan perahu motor terasa menyenangkan. Sepanjang perjalanan tampak pemandangan laut yang indah. Tidak lama kemudian, bagan kerang hijau sudah tampak. Ini berarti sebentar lagi perahu motor kami akan sampai.

Inilah bagan kerang hijau. Bagan ini khusus dibuat sebagai lokasi budidaya kerang hijau. Disini disediakan tempat untuk budidaya kerang hijau dengan areal seluas 200 hektar. Di areal ini terdapat sekitar 50 bagan kerang hijau yang diusahakan para petani kerang.

Saat ini sedang musim panen kerang hijau. Di setiap bagan, banyak kerang hijau yang dapat dipanen. Budidaya kerang hijau tidak sulit. Syarat utamanya, lingkungan laut tempat budidaya harus bersih dari pencemaran.

Sebagai lokasi budidaya dibuatkan bagan dengan panjang 12 meter dan lebar 8 meter. Untuk membangun bagan seukuran ini, memerlukan bambu sekitar 200 batang, dan tali tambang sebanyak 800 kg. Kerang hijau tidak perlu diberi makan, karena makanan berupa plankton tersedia secara alami di tengah laut.

Kerang hijau seperti inilah yang diambil dari bagan di tengah laut. Saat baru diangkat dari laut, cangkangnya masih sulit dibuka. Kerang hijau dapat dipanen setelah berusia 6 hingga 8 bulan. Proses pemanenan dilakukan dengan menarik tali tambang tempat budidaya kerang dari bagan di tengah laut.

Kerang hijau yang diangkat dari bagan di tengah laut harus dijaga agar tidak mati. Sebab bila kerang mati, tidak ada lagi harganya. Kini saatnya kembali ke pantai. Perjalanan ditempuh dengan menggunakan perahu motor. Sepanjang perjalanan kembali terlihat pemandangan laut perairan Panimbang yang indah.

Akhirnya kami tiba di pantai. Kini saatnya membawa kerang hasil panen ke tempat pencucian. Kerang yang dipanen harus dibersihkan. Caranya dengan disemprot air.

Setelah dibersihkan barulah kerang laku dijual. Kerang hijau dikirim ke sekitar wilayah Tangerang, Banten, serta Kalibaru dan Cilincing, Jakarta. Kerang hijau dijual seharga seribu rupiah per kilogram. Namun bila cangkangnya sudah dilepas, daging kerang hijau bisa dijual seharga sembilan ribu rupiah per kilogram.(Helmi Azahari/Ijs)

dari : indosiar.com

About these ads