Reporter : Fella Sumendap, Asep Syaifullah
Juru Kamera : Dedi Suhardiman
Penyunting Gambar : Wahyu Indra Rukmana
Lokasi : Padang Cermin, Lampung
Tayang : Kamis, 8 Mei 2008 Pukul 12.30 WIB

indosiar.com, Lampung - Ini merupakan keramba jaring apung budidaya kerapu bebek. Lokasinya diteluk Hurun, kawasan Teluk Lampung, Padang Cermin, Pesawaran, Lampung. Kerapu bebek merupakan salah satu ikan laut yang memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi. Harganya berkisar 250 ribu hingga 300 ribu rupiah per kilogram. Ikan kerapu hasil budidaya ini seluruhnya diekspor ke Hongkong.

Ikan kerapu bebek merupakan salah satu andalan peraih devisa dari sektor kelautan dan perikanan, yang akan kami sajikan dalam menyambut peringatan 100 tahun kebangkitan nasional. Untuk mencapai lokasi budidaya ikan kerapu bebek di Lampung dari Jakarta melalui jalan Tol Jakarta � Merak. Selepas pintu Tol Merak, lalu menuju pelabuhan, dan naik ke Kapal Ferry.

Perjalanan dengan Kapal Ferry menyeberangi Selat Sunda ke Lampung sangat menyenangkan. Cuaca yang bersahabat, membuat pemandangannya sangat indah. Pemandangan laut yang indah, membuat perjalanan selama sekitar dua jam menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung, menjadi tidak terasa.

Selepas dari Pelabuhan Bakauheni, perjalanan dilanjutkan ke Kabupaten Pesawaran. Tepatnya di Desa Hanura, Padang Cermin. Sebagian besar mata pencarian warga disini sebagai petani tambak dan nelayan. Karena itu begitu memasuki desa hanura lokasi tambak budidaya rakyat tersebar dimana � mana.

Di tempat ini Saya akan mengajak Anda untuk melihat proses pembibitan ikan kerapu bebek. Pembibitan dilakukan secara khusus disini untuk dibudidayakan oleh petani tambak di Laut Lepas. Proses pembibitan dilakukan di bak – bak terbuka. Di tempat inilah Pak Murjani melakukan kesibukannya sehari � hari.

Proses pemijahan ikan kerapu bebek dilakukan di tangki terbuka. Tangki diletakkan ditempat yang lebih tinggi. Untuk mencapainya harus menaiki anak tangga. Anak ikan kerapu bebek diletakkan di bak khusus sehingga memudahkan perawatannya.

Makanannya pelet yang diberikan secara rutin dua kali sehari. Anakan ikan kerapu bebek di bak ini berukuran 17 hingga 20 centimeter. Saat masih anakan seperti ini, ikan kerapu juga dapat dijadikan ikan hias.

Di bak ini berisi anakan ikan kerapu bebek yang berukuran 11 hingga 12 centimeter. Ikan seukuran inilah yang paling ideal untuk dibesarkan di keramba jaring apung di tengah laut. Harganya dihitung berdasarkan ukuran badannya. Untuk setiap centimeter badan ikan dihargai seribu rupiah.

Teluk Hurun yang berada di kawasan Teluk Lampung ini kondisinya masih sangat asri, karena itu sangat cocok menjadi lokasi pembesaran ikan kerapu bebek. Proses pembesaran dilakukan di keramba jaring apung di tengah laut.

Untuk mencapainya harus menggunakan speed boat. Cuaca saat ini sangat panas dan matahari bersinar terik, sehingga memaksa Saya menggunakan paying, agar kulit tidak gosong tersengat sinar matahari. Pemandangan di Teluk Hurun ini sangat indah. Kondisi alam yang masih asri, membuat sejauh mata memandang terlihat laut yang biru.

Pembesaran ikan kerapu dilakukan di keramba jaring apung yang kerangka utamanya terbuat dari pipa. Penggunakan pipa membuat keramba jaring apung disini lebih rapi dan tahan lama. Setelah sekitar 5 menit melakukan perjalanan dengan speed boat, akhirnya Saya sampai di lokasi keramba terapung.

Di kolam jaring apung inilah budidaya ikan kerapu bebek dilakukan. Pengelolanya Pak Hernowijoyo. Disetiap kolam terdapat sekitar 300 ekor ikan kerapu bebek. Ikan dibesarkan di kolam ini hingga mencapai ukuran ideal untuk dipasarkan.

Seluruh ikan yang dihasilkan diekspor ke Hongkong. Pihak pembeli langsung datang ke tempat ini untuk mengambil ikan kerapu hasil budidaya petani. Harganya berkisar 250 ribu hingga 300 ribu rupiah per kilogram. Setiap kali panen dari satu kolam dapat diperoleh sekitar 150 kilogram ikan kerapu bebek hidup.

Pembesaran ikan kerapu bebek tidak hanya dilakukan di satu keramba jaring apung. Untuk mencapai keramba jaring apung lainnya harus menggunakan speed boat. Di keramba jaring apung ini juga terdapat banyak ikan kerapu bebek yang tidak lama lagi siap dipasarkan. Setelah puas melihat keramba jaring apung, kini saatnya untuk kembali ke pantai. Perjalanan kembali dilakukan dengan speed boat di bawah terik sinar matahari.

Sesampai di pantai Saya diajak Pak Murjani untuk mencicipi bagaimana rasanya ikan kerapu bebek. Ikan diolah dengan tiga cara, dibakar, diolah dengan bumbu asem manis dan di steam. Wah, rasanya pasti luar biasa, sebanding dengan harganya yang mahal.

Rasa ikan kerapu bebek memang sangat lezat. Namun diluar rasanya yang lezat, ikan kerapu banyak dicari, karena diyakini sebagai makanan keberuntungan. Terutama untuk masyarakat di Asia Timur, seperti Hongkong. (Helmi Azahari/Dv/Sup).

dari : indosiar.com

About these ads