GPS adalah kependekan dari Global Positioning System yang adalah sistem navigasi satelit. Dikembangkan oleh United States Department Of Defense (USDOD) dengan nama NAVSTAR GPS (NAVigation Sattelite Timing And Ranging Global Positioning System) untuk kepentingan militer Amerika Serikat.

untitled-1.jpg

Satelit pertama yang diorbitkan adalah Satelit Block-I GPS pada tahun 1978. Konstelasi satelitnya saat ini terdiri dari minimum 24 satelit yang mengorbit disekeliling bumi kita. Yang mengelola konstelasi satelit ini adalah US Air Force 50th Space Wings, dengan biaya sebesar US$750 juta per tahun!! Namun demikian penggunaannya untuk masyarakat sipil adalah nihil, hebat ya! Yang dimaksud dengan konstelasi satelit (sattelite constellation) adalah sekumpulan satelit yang bekerja secara bersamaan.

Penjelasan singkat metode operasinya adalah sbb. GPS unit kita mengkalkulasi posisinya dengan mengukur jarak antara siGPS dengan 3 atau lebih GPS satelit. Dengan mengukur jeda waktu antara transmisi dan penerimaan dari setiap sinyal radio satelit, memberikan jarak antara GPS dengan satelit2 tsb. Dengan menentukan posisi dan jarak dari paling tidak 3 satelit, GPS kita itu mampu menentukan posisinya dengan menggunakan metode “Trilateration” yang mirip dengan “Triangulation” yang menggunakan sudut. Semakin banyak jumlah satelit yang tertangkap oleh si GPS, semakin tinggi akurasi dari bacaan pada GPS kita.

Pada awalnya USDOD menerapkan sebuah feature yang disebut Selective Availability (SA). SA ini dengan sengaja membuat bacaan dari GPS kita tidak akurat. Perbedaan dengan kenyataannya bisa mencapai 100meter secara random. Tujuannya adalah agar sinyal GPS ini tidak disalah gunakan oleh pihak2 yang tidak bertanggung jawab, atau dengan kata lain pihak selain militer Amerika Serikat dan aliansinya.

Untuk mengkoreksi hal ini digunakan Differential GPS (DGPS) yang dikelola oleh US Coast Guard, dimana akurasi dari bacaan GPS bisa mencapai kisaran 1m. Sayangnya karena US Coast Guard yang mengelola, DGPS ini hanya bekerja disepanjang garis pantai Amerika Utara saja. Tidak usah berkecil hati karena saat ini GPS kita diIndonesia mampu menunjukan suatu titik dengan akurasi 5m.

Sedangkan untuk penggunaan akurasi tinggi, misalnya untuk land surveyor dll, alat GPS ini disertai dengan Carrier Tracking Receiver. Ketepatannya berbicara dalam satuan milimeter, luar biasa sekali akurasinya.

Pada awal tahun 1990 FAA (Federal Aviation Administration), yang adalah bagian dari US Department of Transportation, meminta agar pihak tentara Amerika untuk menghilangkan SA. Tujuannya agar pihak penerbangan bisa mendapat manfaat juga dari sistem ini.

Namun baru pada 1 Mei 2000 presiden Bill Clinton menghapus penggunaan SA ini. Sebagai penggantinya militer Amerika sekarang telah mengembangkan kemampuan untuk mengacak sinyal GPS diwilayah2 yang mereka anggap perlu tanpa mengganggu penggunaan GPS diwilayah lainnya. Sehingga kecuali sistem GPS mereka, pihak lain tidak bisa menggunakan GPS mereka.

Saat ini penggunaan GPS sudah sangat meluas, bahkan telpon selular generasi terbarupun mengintegrasikan GPS juga. Khususnya bagi yang berhobby mancing, sangat berguna untuk menyimpan koordinat spot2 pancing dilautan yang luas. Tentunya disamping sebagai alat navigasi yang canggih dan sangat mudah penggunaannya, menggantikan pemakaian dari LORAN dan peta laut konvensional. Berbagai macam jenis, ukuran dan bentuk GPS tersedia dipasaran. Mulai dari yang sangat simpel yang hanya menunjukkan kordinat sampai yang canggih dengan moving map. Tinggal memilih sesuai dengan kebutuhan dan pendanaan!

untitled-2.jpg

(DD 10/05/2007)

dari : fishyforum.com/wiki

About these ads