You are currently browsing the daily archive for Januari 8th, 2008.
karir anda mentok, karena pendidikan tak mendukung ? lanjutkan kuliah di |
| tempat kuliah paling fleksibel SARJANA NEGERI 3 TAHUN – TANPA SKRIPSI ABSENSI HADIR BEBAS – BERKUALITAS – IJAZAH & GELAR DARI DEPDIKNAS MURAH DAPAT DIANGSUR TIAP BULAN -terima pindahan dari PTN/PTS lain |
| MANAJEMEN – AKUNTANSI – ILMU KOMUNIKASI – ILMU PEMERINTAHAN |
022-70314141;7313350 : jl. terusan halimun 37 bandung- utkampus.net
Minggu, 3 Desember 2006
Memiliki wilayah yang luas-hampir sebanding dengan daratan Amerika Serikat-bagi Indonesia ada untung ruginya. Dilihat fisiknya sebenarnya hanya sepertiga wilayah negeri ini yang berada di atas permukaan laut berupa belasan ribu pulau besar kecil. Dengan begitu sangat sedikit potensi lahan bisa termanfaatkan penduduknya yang begitu padat. Karena dipisahkan laut, mobilitas mereka pun menjadi terbatas.
Namun di balik itu, di dalam perairan yang mencakup sebagian besar wilayahnya, negeri Nusantara ini memiliki potensi kelautan yang melimpah.
Selama ini baru potensi perikanan yang banyak menjadi perhatian dan sasaran eksploitasi karena dekat dengan permukaan laut dan pantai. Bagaimana dengan sumber daya alam yang berada di dasar laut? Sayangnya itu masih banyak yang menjadi misteri dan tanda tanya. Salah satu pertanyaan tentang dasar laut Indonesia adalah yang berkaitan dengan rangkaian gunung api dan patahan lapisan permukaan Bumi. Read the rest of this entry »
karir anda mentok, karena pendidikan tak mendukung ? lanjutkan kuliah di |
| tempat kuliah paling fleksibel SARJANA NEGERI 3 TAHUN – TANPA SKRIPSI ABSENSI HADIR BEBAS – BERKUALITAS – IJAZAH & GELAR DARI DEPDIKNAS MURAH DAPAT DIANGSUR TIAP BULAN -terima pindahan dari PTN/PTS lain |
| MANAJEMEN – AKUNTANSI – ILMU KOMUNIKASI – ILMU PEMERINTAHAN |
022-70314141;7313350 : jl. terusan halimun 37 bandung- utkampus.net
Jumat, 26 Januari 2007
Jika rindu laut, penduduk Jakarta tak punya pilihan lagi selain pergi ke Ancol. Mereka bisa menikmati tiupan angin laut di tepi pantai Ancol yang saat itu, masih bisa dibilang nyaman. Tapi kini tidak lagi. Wilayah Ancol Timur diberi nama pasir putih kini pasirnya tidak lagi putih, melainkan abu-abu kecokelatan. Tidak heran, laut di belahan utara Jakarta itu sekarang sudah terpolusi berbagai macam limbah buangan kapal dan pabrik. Kini, daripada pergi ke pantai Ancol, orang lebih suka menikmati serunya permainan di Dunia Fantasi (Dufan). Atau suguhan musik di kafe-kafe sekitarnya.
Menurut data yang dihimpun Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PPO-LIPI), kandungan merkuri (Hg) pada beberapa jenis biota dan tambak di Teluk Jakarta sudah mencapai tingkat mengkhawatirkan. Dari hasil penelitian, tingkat pencemaran air Teluk Jakarta tergolong kritis. Sebagian besar pencemaran berasal dari hasil buangan limbah zat organik industri. Jenis pencemaran oleh industri tersebut dinilai sangat berbahaya bagi kesehatan manusia karena mengandung limbah B3 (bahan beracun berbahaya), yang terdiri dari berbagai jenis zat organik toksik dan logam berat. Industri pestisida adalah salah satu yang membuang B3. Sungguhpun industri itu telah memiliki instalasi pengolah air limbah, tapi sisa pembuangan akhir dari residu pestisida hasil pembersihan air limbah tetap mengkhawatirkan.
Pengetahuan mengenai parahnya kondisi Teluk Jakarta ini mau tak mau menggugah ilmuwan LIPI untuk menerapkan teknologi antisipasi. Sebab jika dibiarkan maka bukan tak mungkin air laut di Teluk Jakarta bisa meracuni seluruh penduduk Jakarta di kemudian hari. Read the rest of this entry »
karir anda mentok, karena pendidikan tak mendukung ? lanjutkan kuliah di |
| tempat kuliah paling fleksibel SARJANA NEGERI 3 TAHUN – TANPA SKRIPSI ABSENSI HADIR BEBAS – BERKUALITAS – IJAZAH & GELAR DARI DEPDIKNAS MURAH DAPAT DIANGSUR TIAP BULAN -terima pindahan dari PTN/PTS lain |
| MANAJEMEN – AKUNTANSI – ILMU KOMUNIKASI – ILMU PEMERINTAHAN |
022-70314141;7313350 : jl. terusan halimun 37 bandung- utkampus.net
Sabtu, 16 September 2006
Bicara soal mangrove di Indonesia, ibarat makan buah simalakama. Potensinya melimpah, menjadi anugerah bagi masyarakat sekitar pesisir. Namun begitu orang tahu, langsung saja dieksploitasi habis-habisan. Akibatnya, habitat laut rusak, biotanya kehilangan tempat tinggal.
Begitulah kesimpulan dari pidato pengukuhan jabatan Ahli Peneliti Utama (APU) bidang ilmu biologi laut oleh Drs. Soeroyo dari Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu pengetahuan Indonesia (LIPI) di Jakarta, Senin (16/9).
Lulusan Universitas Soedirman yang sudah 20 tahun bergabung dengan LIPI ini memiliki perhatian besar pada tumbuhan mangrove alias hutan bakau. Tak heran, sebab tanaman yang mulai terkikis keberadaannya ini menguasai 2, 49 juta hektar dari seluruh pantai Indonesia. Read the rest of this entry »


















Komentar Terakhir