09/12/05 – Informasi: Teknologi-dkp.go.id

Ikan hias memiliki daya tarik tersendiri karena mempunyai keunikan seperti keindahan warna, sirip, ekor, serta gerakan yang lemah lembut. Para penggemar ikan hias biasanya memulai dari hobi, kemudian beralih menjadi sebuah bisnis, dan akhirnya berkembang menjadi bisnis besar dengan tingkat perputaran modal tinggi serta memberikan keuntungan yang cukup menggiurkan.

Ditinjau dari aspek investasi dan permodalan bisnis ikan hias tidak membutuhkan investasi yang terlalu besar. Lahan yang diperlukan tidak luas, sehingga cocok untuk diusahakan di pekarangan rumah tangga dengan skala usaha kecil.

Namun demi kelancaran usaha hendaknya diperhitungkan beberapa hal yang penting antara lain: kontinyuitas ketersediaan benih dan mudah didapat, harga layak, kualitas memenuhi standar yang ditentukan. Setiap usaha pasti mengandung risiko, namun risiko dapat diperkecil dengan manajemen usaha yang baik. Oleh karena itu, diperlukan sumberdaya manusia yang berkualitas. Hal ini dapat diperoleh dengan upaya peningkatan SDM melalui pelatihan teknis dan manajemen usaha. Demikian pula dengan dukungan modal. Karena sekecil apapun bentuk usaha, tentu memerlukan dukungan modal. Di sinilah pentingnya kemitraan usaha antara penyedia modal (perbankan/lembaga keuangan lainnya) dengan para pembudidaya ikan.

Berikut ini adalah Usaha pemijahan ikan Mas Koki secara ekonomi mampu memberikan keuntungan yang cukup memadai sebagai usaha sampingan, disamping menikmati hobby terhadap ikan hias.

Ikan Mas Koki kualitas bagus dan sirip ekor bagus (cabang empat), nilai jual mencapai Rp. 20.000 / ekor.

Analisa Usaha Ikan Mas ( Investasi 5 tahun ) sbb:

Keuntungan per tahun sebelum pajak adalah Rp. 11.550.000 – Rp. 7.079.000 = Rp. 4.471.000

Sumber : Warta Budidaya Edisi 8 Tahun 2005

About these ads