20/09/07 – Informasi: Pendidikan, Pelatihan & Penyuluhan SDMKP

1. Sejarah Berdirinya SUPM Negeri Bone
SUPM Negeri Bone sebelumnya bernama Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP) Negeri Bone adalah merupakan UPT Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian – Departemen 532/Kpts/OT.210/8/1988 tanggal 4 agustus 1988. Berdasarkan Keppres No. 136 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Keppres No. 136 Tahun 1999 terbentuklah Departemen Eksplorasi Laut dan Perikanan.

Dalam rangka menghindari duplikasi dan ketidakefesienan penanganan kegiatan perikanan serta guna lebih kerangka pembangunan kelautan dan perikanan, maka sesuai dengan Persetujuan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara No. 250/M.PAN/7/2000 tanggal 19 Juli 2000, seluruh instansi perikanan yang selama ini dibawah Departemen Pertanian (termasuk didalamnya SPP Negeri Bone) dialihkan ke Departemen Eksplorasi Laut dan Perikanan. Selanjutnya, guna lebih memantapkan kedudukan, tugas dan fungsi seluruh Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP) Negeri Bidang Perikanan ditetapkanlah organisasi dan tata kerja SPP Negeri melalui Keputusan Menteri Eksplorasi Laut dan Perikanan No. 78 Tahun 2000 tanggal 31 Juli 2000.

Didalam perjalannya nomenklatur Departemen Eksplorasi Laut dan Perikanan diubah menjadi Departemen Kelautan dan Perikanan. Untuk lebih menyelaraskan antara tugas dan fungsi institusi dengan nomenklatur mana nama Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP) Negeri Bone diubah menjadi Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Bone melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No. KEP. 26L/MEN/2001 Tahun 2001 tanggal 1 Mei 2001.

2. Kedudukan, Tugas dan Fungsi
Berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No. KEP. 26L/MEN/2001, bahwa kedudukan SUPM Negeri Bone adalah sebagai Unit Pelaksana Teknis Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan, dan sehari-hari dibina oleh Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan. SUPM Negeri Bone mempunyai tugas melaksanakan pendidikan menengah kejuruan di bidang perikanan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku guna menghasilkan tenaga teknisi menengah perikanan yang bermoral, berjiwa bahari dan wirausaha, memiliki etos kerja yang tinggi, siap memasuki lapangan kerja, mengembangkan sikap profesional, sehingga mampu berperan serta dalam melaksanakan pembangunan perikanan.

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana tersebut di atas, SUPM Negeri Bone menyelenggarakan fungsi :

  1. Pemberian pelajaran pendidikan dan pelatihan kepada siswa di bidang ketrampilan perikanan sesuai dengan kurikulum program studi yang ditetapkan;
  2. Pelaksanaan kegiatan ko kurikuler;
  3. Pelaksanaan bimbingan dan konseling bagi siswa;
  4. Pelaksanaan kegiatan kursus ketrampilan terjual bagi masyarakat perikanan yang memerlukan;
  5. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dalam pembangunan perikanan;
  6. Pengelolaan sarana pendidikan dan pelatihan;
  7. Pelaksanaan dan pembinaan hubungan kerja sama dengan dunia usaha, orang tua siswa dan masyarakat.
Bentuk uraian dan tugas pokok SUPM Negeri Bone serta upaya antisipasi persaingan bebas ketenaga-kerjaan sektor perikanan diera global, maka dalam rangka meningkatkan kualitas peserta didik dan lulusan agar memiliki kemampuan kompetitif dalam pemanfaatan kesempatan kerja dan berusaha dibidang perikanan dirumuskan visi sekolah yaitu sebagai Sekolah Menengah yang mampu menghasilkan Teknisi Menengah Perikanan yang profesional, bermoral dan berjiwa bahari, serta berwawasan lingkungan.

Sekalipun visi tersebut sangat singkat tetapi mempunyai makna yang luas dan mendalam. Dalam visi dimaksud tergambar cita-cita yang ingin dicapai yaitu terwujudnya lulusan SUPM Negri Bone yang bermoral, dalam arti lulusan yang beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa serta memiliki integritas dan kepribadian yang tinggi. Para lulusan diharapkan dapat menjadi teknisi menengah perikanan ataupun wirausahawan muda profesional, yang memiliki disiplin dan tanggung jawab serta kemampuan wirausaha yang tangguh sehingga mampu bersaing dalam menciptakan maupun memanfaatkan kesempatan kerja dan kesempatan berusaha di bidang perikanan khususnya dalam menghadapi era pasar bebas nantinya. Disamping kedua hal di atas, para lulusan diharapkan mempunyai jiwa bahari, dalam arti memiliki semangat juang yang tangguh, cinta akan laut dan perairan lainnya yang merupakan lingkungan bagi sumberdaya ikan dengan mengembangkan kegiatan perikanan yang bertanggungjawab (responsible fishery). Dengan demikian para lulusan yang bersangkutan tidak hanya mampu mengeksploitasi sumberdaya ikan dan lingkungannya, tapi juga mampu melestarikannya sehingga sumberdaya-sumberdaya dimaksud dapat dimanfaatkan dengan optimal dan berlangsung secara terus menerus.

Misi dalam SUPM Negeri Bone adalah sebagai berikut :

  1. Meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan perikanan di SUPM Negeri Bone guna menghasilkan lulusan berkualitas yang memiliki disiplin, tanggung jawab serta kemampuan wirausaha yang kompetitif sehingga mampu bersaing dalam menciptakan maupun memanfaatkan kesempatan berkerja dan kesempatan berusaha dibidang perikanan;
  2. Meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik dalam rangka mendukung terwujudnya penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas;
  3. Meningkatkan sarana dan prasarana serta sekaligus memberdayakan guna mendukung peningkatan intensitas kegiatan praktek pemahiran dalam rangka meningkatkan keterampilan peserta didik;
  4. Mendukung upaya perbaikan dan pelestarian lingkungan sumberdaya ikan khususnya di wilayah sekitarnya;
  5. Meningkatkan kegiatan pengabdian masyarakat dengan membantu memberdayakan usaha petanni ikan skala kecil diwilayah kerjanya;
  6. Mendukung dalam peningkatan kualitas SDM perikanan didaerah yang berada dibawh koordinasi binaannya;
  7. Meningkatkan kerjasama dengan dunia usaha, masyarakat dan instansi pemerintah lainnya; 8. Mengoptimalkan penatausahaan rumah tangga sekolah.
3. Kepegawaian
Jumlah pegawai di SUPM Negri Bone per 1 April 2007 ini sebanyak 64 orang, yang meliputi pegawai yang telah berstatus Pegawai Negri Sipil ( PNS ) maupun honorer.

4. Kegiatan Desa Mitra dan Kejar Ikan

A. Desa Mitra
Pelaksanaan Desa Mitra Tahun 2006 bertempat di Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Jumlah penerima bantuan sebagai berikut :

  1. Pengolahan Pengasapan Ikan : 10 orang
  2. Pengolahan Ikan Peda : 10 orang
B. Paket Kejar Ikan
Paket kejar ikan dilaksanakan di dua tempat yaitu di Desa Mallari, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone dan di Desa Cenrana, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone dengan jumlah peserta sebagai berikut :
  1. Desa Mallari : 20 orang yang berasal dari peserta paket B
  2. Desa Cenrana : 20 orang yang berasal dari peserta paket B
Sumber : Badan SDM Kelautan dan Perikanan
About these ads